Penyebab dan Proses Terjadinya Petir Secara Fisika Beserta Gambarnya

Sistem terjadinya petir – Waktu musim hujan kita seringkali mendengar petir. Mungkin saja adik-adik takut saat mendengan nada petir yang demikian keras. Nada gemuruh petir ini dapat kita dengar saat mendung serta saat tengah hujan. Mungkin saja adik-adik terasa heran, saat tengah lihat petir atau kilat lalu baru terdengar nada gemuruhnya. Kenapa hal tersebut dapat berlangsung? Jawabannya yaitu kecepatan petir atau kilat itu lebih cepat dibanding kecepatan nada yang umum kita dengar. Kecepatan kilat itu sama juga dengan kecepatan sinar pada udara yaitu 3 x 108 m/s. Kecepatan nada pada medium atau penghubung udara yaitu 340 m/s/begitu berlainan jauh bukan?

penyebab-dan-proses-terjadinya-petir

1. Berkumpulnya awan karna pertolongan angin
Saat tengah mendung atau musim hujan, kecepatan angin diatas atau di angkasa kencang. Bila kita saksikan, pada situasi mendung awan itu tampak gelap. Kenapa dapat tampak gelap? Karna awan itu banyak terkandung uap air.

Awan yang satu dengan awan yang lain juga akan terdoron oleh angin, lalu muncul gesekan serta mungkin saja awan itu gabung jadi satu. Pada masing-masin gawan itu telah memiliki kandungan elektron (muatan positif) serta proton (muatan negatif) yg tidak seimbang. Berarti, jumlah elektron serta protonnya berbeda. Sering awan di angkasa jumlah muatan negatif atau proton tidak seimbang.

2. Lain potensial
Penyabab dari tidak seimbangnya pada muatan posifit/proton serta muatan negatif/elektron menyebabkan ada BEDA POTENSIAL. Jadi dapat disebutkan bawah Lain Mungkin berlangsung karna ada ketidaksamaan jumlah proton serta elektron. Selanjutnya bila berlangsung mungkin yang tinggi elektron juga akan mengalir ke bumi dalam jumlah yang begitu banyak. Momen mengalirnya elektron dalam jumlah yang begitu banyak berikut yang dimaksud dengan PETIR ATAU KILAT.

Sistem terjadinya petir dengan fisika
Kondisi muatan positif serta muatan negatif di awan umumnya muatan positif yang lebih sedikit ada diatas. Lalu muatan negatif yang jumlahnya begitu banyak ada di bawagian bawah. Karna jumlah proton serta elektron di awan berlainan atau semakin banyak jumlah elektronnya, jadi mesti dinetralkan. Keadaan dinetralkan yaitu jumlah proton serta elektron sama.

Nah untuk menetralisir awan diatas jadi awan itu juga akan buang elektronnya. Pembuangan elektron ini selanjutnya jatuh ke bumi. Kenapa jatuh ke bumi? Karna di bumi umumnya benda di bumi bermuatan positif. Sedang muatan positif dengan muatan negatif juga akan berbentuk tarik menarik. Untuk tersebut elektron juga akan jatuh ke bumi dalam jumlah yang begitu banyak. Momen ini dimaksud dengan petir.

Updated: March 16, 2018 — 1:36 am
Jelita Blog © 2018 Frontier Theme